Manado, Trendkawanua.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum pimpinan di SMAN 9 Manado terus bergulir. Di tengah proses hukum yang berjalan di Polda Sulawesi Utara, kuasa hukum pihak terlapor, Hendra Massie, mulai membongkar adanya dugaan motif tertentu di balik tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya.
Menurut informasi yang dihimpun, kuasa hukum menduga kuat laporan yang dibuat oleh seorang guru berinisial Honestimi Gulo ini memiliki keterkaitan erat dengan persoalan sanksi disiplin internal di lingkungan sekolah.
Pihak kuasa hukum meyakini bahwa tuduhan pelecehan yang saat ini sedang diproses di kepolisian merupakan bagian dari upaya untuk menekan kliennya, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah SMAN 9 Manado.
Mereka menilai laporan tersebut tidak murni dilandasi fakta, melainkan dibumbui dengan narasi yang bertujuan untuk menjatuhkan klien mereka.
Kuasa hukum menyampaikan bahwa pihaknya akan fokus mengupas tuntas keterkaitan antara laporan polisi dengan adanya potensi sanksi disiplin yang mungkin dijatuhkan kepada kliennya.
Mereka berupaya membuktikan bahwa tuduhan pelecehan yang disampaikan kepada Polda Sulawesi Utara adalah tidak benar dan merupakan bentuk fitnah yang direkayasa.
Pihak kuasa hukum pun menyatakan kesiapannya untuk melawan seluruh tudingan tersebut melalui proses hukum yang adil, serta membongkar apa yang mereka sebut sebagai skenario untuk mencoreng nama baik Hendra Massie.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di lingkungan SMAN 9 Manado terpantau kondusif. Masyarakat pun diimbau untuk terus mengawal proses hukum ini dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, sebagaimana disuarakan oleh para pakar hukum.
Polda Sulawesi Utara sendiri diharapkan dapat menangani perkara ini secara profesional dan transparan untuk memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. (Welly)














