MANADO — Pemerintah Kota Manado mematangkan penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) melalui Focus Group Discussion (FGD) III yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor.
Berdasarkan surat undangan resmi yang diterima redaksi, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Selasa (13/10/2026), mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Jalan Pumorow Nomor 111, Kelurahan Banjer.
Forum ini menjadi bagian dari proses penyusunan dokumen perencanaan lingkungan hidup yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam mengintegrasikan perlindungan lingkungan ke dalam arah pembangunan daerah.
FGD III tersebut melibatkan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Manado, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan dan Dinas Pariwisata.
Para camat dari 11 kecamatan di Kota Manado serta tim tenaga ahli juga diundang untuk memberikan masukan dalam penyempurnaan dokumen tersebut.
Kepala DLH Kota Manado, Drs. Pontowuisang Kakauhe, MM, menyebut penyusunan RPPLH merupakan bagian dari upaya memperkuat perencanaan pembangunan yang memperhatikan aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Penyusunan dokumen ini berkaitan dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. RPPLH diharapkan menjadi salah satu acuan dalam menyelaraskan kebijakan lingkungan dengan perencanaan pembangunan jangka panjang dan penataan ruang daerah.
Melalui forum lintas sektor tersebut, Pemkot Manado diharapkan dapat menyelaraskan program dan kebijakan ant perangkat daerah, sehingga aspek ekologis tidak terpisah dari agenda pembangunan kota.
Dokumen RPPLH yang disusun nantinya diharapkan mampu menjadi landasan bagi pengelolaan lingkungan yang lebih terarah, sekaligus menjawab tantangan pembangunan perkotaan, termasuk kebutuhan menjaga kualitas lingkungan dan keberlanjutan ruang hidup masyarakat.
(Welly)














