Minahasa, Trendkawanua.com – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Wale Ne Tou, Kabupaten Minahasa, Selasa (28/7/2026), ketika Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE., secara resmi melantik Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kabupaten Minahasa untuk masa bakti 2026–2034.
Pelantikan yang berlangsung dengan tata cara protokoler ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah yang kompak menunjukkan dukungan penuh terhadap organisasi pemberdayaan perempuan tersebut. Hadir dalam acara tersebut Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP., Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, MAP., Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minahasa, Alex Mamesa.
Kehadiran para pejabat utama daerah ini, menurut Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, bukan sekadar formalitas seremonial. Dalam sambutannya, Martina Dondokambey-Lengkong menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa atas dukungan penuh yang diberikan sehingga proses regenerasi kepemimpinan PKK di tingkat desa dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sinergis dengan pemerintahan desa yang baru.
Keberadaan bapak dan ibu pada kegiatan ini bukan hanya bentuk penghargaan terhadap organisasi PKK, tetapi juga bukti nyata bahwa PKK dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Martina dalam sambutannya di hadapan ratusan kader PKK yang hadir.
Ketua TP-PKK Kabupaten menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum awal dari komitmen baru untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong, ketulusan dalam melayani masyarakat, serta kesetiaan membina keluarga hingga ke tingkat dasawisma. Kepada seluruh Ketua TP-PKK Desa yang baru dilantik, ia mengucapkan selamat atas amanah yang diterima dan berharap mereka mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat, membimbing generasi muda, serta memperkuat ketahanan keluarga di desa masing-masing.
Martina mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks dan multidimensi. Mulai dari persoalan stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah nasional, kemiskinan ekstrem yang memerlukan intervensi terpadu, ancaman digital terhadap anak-anak di era keterbukaan informasi, hingga perubahan iklim yang berdampak pada ketahanan pangan keluarga. Karena itu, ia menegaskan bahwa kader PKK dituntut tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi agen perubahan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman.
Dalam amanatnya, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa menyampaikan empat pesan strategis kepada para Ketua TP-PKK Desa yang baru dilantik sebagai pedoman dalam menjalankan roda organisasi selama masa bakti ke depan.
Pertama, para ketua TP-PKK Desa diminta untuk tetap aktif turun ke dasawisma. Martina menekankan bahwa dari tingkat dasawismalah gerakan PKK tumbuh dan berkembang, sehingga kehadiran kader di tingkat paling bawah masyarakat menjadi nadi organisasi yang tidak boleh terputus.
Kedua, integrasikan program PKK dengan program pemerintah desa melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa serta memanfaatkan Dana Desa secara optimal sesuai fokus pembangunan tahun 2026. Beberapa prioritas yang disebutkan antara lain revitalisasi Posyandu, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), dan penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga.
Ketiga, memprioritaskan intervensi spesifik dan sensitif dalam percepatan penurunan stunting secara terukur dan berkelanjutan. Martina merinci bahwa pendampingan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, hingga pemantauan pertumbuhan balita secara rutin dan terdokumentasi dengan baik.
Keempat, menjadikan data yang akurat sebagai dasar utama dalam penyusunan program. Martina menekankan pentingnya validitas data agar setiap kegiatan yang dirancang tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan hasilnya kepada masyarakat dan pemerintah.
Martina juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Ketua TP-PKK Kecamatan, camat, hukum tua (kepala desa), tokoh masyarakat, serta Dinas PMD Kabupaten Minahasa yang selama ini terus memberikan pendampingan dalam aspek administrasi maupun pelaksanaan program di lapangan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan gerakan PKK di Minahasa.
Di akhir sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa mengingatkan dengan tegas bahwa jabatan Ketua TP-PKK Desa merupakan amanah pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar posisi struktural. “Jabatan ini bukan tentang gelar atau pengakuan, melainkan tentang pengabdian tanpa pamrih. Jangan pernah merasa kecil, karena dari tangan-tangan kader PKK di desa, perubahan besar bagi masyarakat dapat dimulai,” ucapnya dengan penuh semangat
Ia berharap pelantikan ini semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa, pemerintah desa, dan gerakan PKK dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, mandiri, sehat, dan sejahtera sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP., dalam sambutannya turut mengucapkan selamat kepada seluruh Ketua TP-PKK Desa yang baru saja dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta semangat pengabdian yang tulus kepada masyarakat
“Selamat kepada seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Desa yang hari ini telah resmi dilantik. Semoga amanah yang telah dipercayakan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bupati dengan nada optimistis.
Bupati menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal dari sebuah pengabdian yang memiliki makna strategis dalam mendukung pembangunan di tingkat desa. Menurutnya, Gerakan PKK selama ini telah menjadi mitra utama pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pembangunan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tengah berbagai tantangan.
Ia juga menekankan bahwa peran Ketua TP-PKK Desa sangat penting dalam menggerakkan seluruh potensi masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar mampu menjadi pelopor perubahan di lingkungan masing-masing. “Ketua TP-PKK Desa memiliki peran strategis untuk menggerakkan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Perempuan harus menjadi motor penggerak perubahan yang mampu membawa kemajuan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tegas Bupati.
Melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang telah menjadi pedoman nasional, Bupati berharap akan lahir keluarga-keluarga yang sehat, mandiri, produktif, berpendidikan, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Ia mengajak seluruh pengurus TP-PKK Desa untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.
Bupati Dondokambey menutup sambutannya dengan menyampaikan keyakinannya bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif organisasi kemasyarakatan seperti PKK yang selama ini telah menjadi ujung tombak pemberdayaan keluarga hingga ke tingkat desa dan dasawisma. Dengan kepengurusan baru yang telah dilantik, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap Gerakan PKK semakin kuat dalam mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing sebagai fondasi utama pembangunan daerah ke depan.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini kemudian diakhiri dengan penandatanganan berita acara pelantikan serta sesi foto bersama antara Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten, dan seluruh Ketua TP-PKK Desa yang baru dilantik, sebagai simbol dimulainya pengabdian baru bagi gerakan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Kabupaten Minahasa. (Welly)














