Mitra, M-Nusantara.com -Di bawah bimbingan langsung Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han bersama Kapolsek Ratatotok IPDA Tengku Said Hafiz, S.Tr.K., M.H, Tim Bhayangkara Mitra menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Liga Yooscout Kategori U-11 dan U-13 Seri Nasional di Sulawesi Utara tahun 2026. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung sejak tanggal 29 hingga 31 Mei 2026, dengan lokasi bertanding di Lapangan Narato, Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara. Masyarakat setempat tampak antusias menyaksikan langsung aksi para atlet muda yang bertarung memperebutkan gelar juara nasional. Turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi bakat-bakat sepak bola usia dini dari berbagai daerah.
Kompetisi bergengsi tersebut resmi dimulai hari Jumat (29/5/2026), dibuka dengan upacara dan pertandingan perdana yang berlangsung sengit. Selama tiga hari penuh, para pemain cilik menunjukkan kemampuan teknis dan kerja sama tim yang luar biasa di bawah pengawasan ketat wasit dan panitia. Cuaca di wilayah Minahasa Tenggara yang cukup bersahabat turut mendukung kelancaran setiap laga, meskipun beberapa kali diguyur gerimis ringan. Semangat juang tinggi terpancar dari wajah-wajah polos para peserta yang tak gentar menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai perwakilan daerah se-Sulawesi Utara.
Dalam kategori U-11, Tim Bhayangkara Mitra berhasil meraih Tropi Juara II setelah melewati babak penyisihan dan final yang menegangkan. Para pemain muda ini tampil disiplin mengikuti strategi yang dirancang oleh pelatih, meskipun harus mengakui keunggulan tim juara pertama dengan selisih gol tipis. Setiap pertandingan dijalani dengan penuh semangat pantang menyerah, dan para orang tua yang hadir memberikan dukungan moril sepanjang laga berlangsung. Perolehan runner-up ini tetap disambut suka cita oleh seluruh pendukung karena menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.
Sementara itu, kejutan besar datang dari tim U-13 yang sukses menyabet Tropi Juara I sekaligus membawa pulang penghargaan pemain terbaik dari tim. Penampilan apik para atlet muda ini mampu mendominasi setiap pertandingan dengan penguasaan bola yang rapi dan serangan yang terorganisasi. Kapten tim U-13 dinobatkan sebagai pemain terbaik karena kontribusinya mencetak gol-gol krusial sekaligus memimpin rekan-rekannya di lapangan. Seluruh pemain dan ofisial tim melompat kegirangan saat trofi juara diserahkan oleh perwakilan panitia pusat Liga Yooscout di akhir acara penutupan.
Prestasi ganda ini menjadi bukti nyata pembinaan sepak bola usia dini yang dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Minahasa Tenggara, dengan tetap mengedepankan sportifitas olahraga yang tinggi sepanjang kompetisi. AKBP Handoko Sanjaya dan IPDA Tengku Said Hafiz menyampaikan rasa bangga atas perjuangan tanpa henti dari seluruh anggota Tim Bhayangkara Mitra. Diharapkan capaian ini dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk mencintai olahraga sekaligus menjunjung nilai kejujuran dan saling menghormati antarsesama atlet. Ke depan, pembinaan akan terus ditingkatkan agar lahir bibit-bibit unggul yang mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.
(Red)














