Manado, Trendkawanua.com – Upaya membangun keterbukaan informasi publik dan memperkuat sinergi institusi pemasyarakatan dengan insan pers berlangsung dalam silaturahmi yang digelar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Utara bersama sejumlah jurnalis di wilayah Sulawesi Utara, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah dialog terbuka untuk menyampaikan informasi pembinaan warga binaan kepada masyarakat luas.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, A.Md.IP., S.H., M.H.,dalam kesempatan itu memaparkan bahwa arah pemasyarakatan saat ini tidak hanya berorientasi pada pengawasan warga binaan, namun juga menitikberatkan pada proses pembinaan agar mereka mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
Berbagai program pembinaan terus dikembangkan, mulai dari pembinaan kepribadian, penguatan mental dan spiritual, hingga pelatihan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup mandiri. Senin (29/6/2026)
Pendekatan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang produktif, memiliki keterampilan, serta siap kembali berintegrasi dengan masyarakat.
Haposan juga menyampaikan imbauan kepada seluruh lembaga pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Utara agar terus membangun sinergitas dengan insan pers.
Peran media dinilai strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai program pembinaan yang dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.
Senada dengan itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulawesi Utara, Yulius Paath, menyampaikan bahwa media merupakan mitra penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
Hubungan yang baik dengan wartawan perlu terus dijalin agar masyarakat dapat mengetahui berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di seluruh unit pemasyarakatan di Sulawesi Utara.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog interaktif. Para jurnalis diberikan kesempatan berdiskusi secara langsung mengenai berbagai program, tantangan, serta komitmen Ditjenpas Sulawesi Utara dalam menghadirkan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pembinaan dan pemulihan fungsi sosial warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Ditjenpas Sulawesi Utara berharap sinergi yang telah terjalin dengan insan pers dapat semakin erat sehingga informasi mengenai program-program pembinaan dan reformasi pemasyarakatan dapat tersampaikan secara luas, akurat, dan berimbang kepada masyarakat. (Welly Mamonto)














