Jakarta, Trendkawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjukkan komitmen kuat dalam mempererat kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam bidang kerukunan umat beragama dan ketahanan pangan. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan kerja Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, beserta Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong ke Kementerian Agama Republik Indonesia di Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB).
Rombongan Pemerintah Daerah Minahasa tersebut disambut langsung oleh Kepala PKUB Kemenag RI, M. Adib Abdul Shomad, beserta jajaran. Pertemuan ini menjadi momen strategis untuk menyelaraskan dan mengakselerasi berbagai program pembangunan yang melibatkan aspek sosial, spiritual, dan kemandirian daerah.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas sejumlah inisiatif konkret yang akan diimplementasikan di Minahasa. Program-program prioritas itu mencakup pengoptimalan rumah ibadah sebagai rumah tanggap bencana, persiapan Desa Bukit Tinggi menjadi percontohan Desa Kerukunan, serta penguatan mental spiritual generasi muda. Selain itu, dirancang pula pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan untuk memastikan harmoni sosial terjaga di semua lapisan masyarakat.
Bupati Robby Dondokambey dalam paparannya menekankan peran sentral tokoh agama sebagai agen perubahan dan pemersatu. “Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran umat, tidak hanya dalam menjaga kerukunan, tetapi juga dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menggalang semangat kolektif untuk kemandirian pangan. “Melalui semangat bersama kita menanam, kami mengajak seluruh umat beragama di Minahasa untuk kembali mengolah lahan dan menanam demi menjaga ketersediaan pangan serta menekan inflasi,” serunya. Ajakan ini menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya urusan teknis pertanian, tetapi juga gerakan sosial yang digerakkan oleh nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.
Sinergi yang dibangun ini, menurut Bupati, merupakan fondasi penting untuk menciptakan ketangguhan daerah. “Sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama, khususnya FKUB, menjadi fondasi penting dalam menciptakan Minahasa yang rukun, tangguh menghadapi bencana, serta memiliki ketahanan sosial dan spiritual yang kuat,” tambah Robby Dondokambey.
Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon I Kabupaten Minahasa, seperti Kepala Badan Kesbangpol Ir. Jani Moniung, Kepala Dinas Pangan Maya Marina Kainde, SH, MAP, Kepala Dinas Sosial dr. Maya Rambitan, serta Kabag Kesra Pdt. Geovani Rorora. Kehadiran mereka menunjukkan pendekatan lintas sektor yang holistik, dimana aspek politik, pangan, sosial, dan keagamaan berjalan beriringan.
Dengan langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa tidak hanya memperkuat jalinan komunikasi dengan pemerintah pusat, tetapi juga menempatkan kerukunan dan ketahanan pangan sebagai dua pilar utama pembangunan yang saling menguatkan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model sinergi nasional yang efektif dalam membangun ketahanan masyarakat dari akar rumput. (Welly)














