
Melonguane, Starbpknews.id- 28 Oktober 2025 – Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah langsung klarifikasi isu viral dana Rp 2,4 triliun yang dikira masuk rekening Pemkab Talaud. Saat ditemui wartawan di lantai 6 Kantor Gubernur Sulut Selasa sore, ia tegas nyatakan tak ada transaksi keuangan nyata ke daerahnya.
Isu ini, menurut Bupati Titah, murni kesalahan teknis di sistem pelaporan perbankan. “Tak pernah ada dana segitu ke kas Talaud. Ini error administratif, seperti dijelaskan surat resmi Bank Kalteng dari Direktur Utama Maslipansyah,” katanya, redam gosip liar yang sempat heboh di medsos.
Klarifikasi Bank Kalteng ungkap kesalahan di Laporan Antasena LBUT-KI Keuangan Bulanan. Sandi lokasi CIF Pemkab Barito Utara seharusnya Dati II: 5808, tapi keliru pakai Kemendagri 6205 yang terkait Talaud.
Dampaknya, 39 rekening Barito Utara dengan saldo Rp 2.441.692.783.255 sempat tercatat di kode Talaud. Bank Kalteng pastikan tak ada gerak dana masuk atau keluar ke rekening Pemkab Talaud, semuanya cuma salah input.
Bupati Titah hargai respons cepat bank. “Ini bukti kami tak terlibat, transparansi terjaga. Klarifikasi resmi cegah salah paham, sejalan arahan provinsi soal akuntabilitas hari ini,” ujarnya, sambung ke rakor MBG siang tadi.
Pemkab Talaud ajak warga hindari spekulasi tak berdasar. “Prioritaskan fakta, jangan ikut isu liar. Kami komitmen transparan dalam kelola keuangan daerah,” tegas Bupati, di tengah efisiensi anggaran nasional yang ketat.
Ia bilang tak ada ruang buat kesalahan sengaja, tapi kasus ini jelas teknis. “Jaga integritas, tingkatkan akurasi laporan ke depan, biar pembangunan Talaud lancar tanpa gangguan.”
Dengan penjelasan ini, harap masyarakat paham: isu Rp 2,4 triliun tak nyambung sama Talaud, cuma salah sistem antar-wilayah.
Bupati Titah yakin kejadian jadi pelajaran berharga, kuatkan pengawasan internal, dan gaspol wujudkan kesejahteraan Talaud ala visi Sulut Emas 2026. (Welly)














