Minahasa, Trendkawanua.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano menunjukkan keseriusannya dalam memberantas berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan. Melalui apel ikrar yang digelar di Aula Dr. Sahardjo, seluruh jajaran petugas menyatakan komitmen tanpa kompromi untuk mewujudkan lapas yang bersih dari peredaran handphone ilegal, pungutan liar (pungli), dan narkoba.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat Selasa, (21/4/2026), bertempat di Aula Dr. Sahardjo Lapas Tondano. Apel ikrar ini menjadi momen penting bagi seluruh insan pemasyarakatan untuk memperkuat tekad kolektif dalam menjalankan tugas dengan integritas tinggi, sekaligus menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik-praktik ilegal di dalam lapas.
Apel ikrar dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Tondano, Yulius Jum Hertantono, dan diikuti oleh seluruh jajaran petugas dari berbagai bagian. Kehadiran semua personel menunjukkan bahwa komitmen ini bersifat menyeluruh, tidak terkecuali, dan menjadi tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta terkendali.
Dengan penuh khidmat, seluruh peserta apel mengucapkan ikrar sebagai wujud kesungguhan dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi aturan yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan. Suasana aula terasa khusyuk ketika setiap kalimat ikrar dilantunkan, mencerminkan tekad yang bulat untuk meninggalkan segala bentuk pelanggaran.
Dalam amanatnya, Kalapas Tondano, Yulius Jum Hertantono, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas seluruh petugas. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan komitmen nyata kita bersama untuk mewujudkan Lapas Tondano yang bersih dari peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba,” ujar Yulius.
Lebih lanjut, ia menegaskan dengan tegas bahwa tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran. “Saya tegaskan, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran,” kata Yulius, memberi peringatan keras sekaligus motivasi bagi seluruh jajarannya untuk senantiasa berada di jalur yang benar dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran harus menjaga disiplin dan integritas dalam menjalankan tugas, demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. Menurutnya, kepercayaan publik adalah aset berharga yang hanya bisa dijaga melalui tindakan nyata dan konsistensi dalam memberantas praktik ilegal di dalam lapas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas Lapas Tondano semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta berperan aktif dalam memberantas segala bentuk pelanggaran di dalam lapas. Komitmen tanpa kompromi yang telah diikrarkan ini menjadi fondasi bagi langkah-langkah konkret ke depan, menjadikan Lapas Tondano sebagai lembaga pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan terpercaya. (Welly)













