Manado, Trendkawanua.com – Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan mewarnai Rapat Gabungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sulawesi Utara, yang berlangsung Rabu (15/4/2026) di Sekretariat DPC PJS Kota Manado, Jalan Mahakeret V Nomor 12, Kelurahan Mahakeret Barat, Lingkungan 2. Agenda utama pertemuan kali ini adalah persiapan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Sulawesi Utara, yang dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme insan pers.
Ketua DPD PJS Sulut, Butje Lengkong, membuka rapat dengan menyampaikan bahwa seluruh administrasi, baik data peserta maupun dana, sudah dalam kondisi siap. “Pada prinsipnya, semua sudah ready. Tidak ada lagi persoalan berarti. UKW pasti jalan,” tegasnya dengan penuh optimisme. Pernyataan ini disambut antusias oleh puluhan peserta yang hadir dari berbagai daerah.
Pembahasan awal rapat difokuskan pada mekanisme pemasukan data calon peserta, termasuk kelengkapan berkas yang harus diunggah melalui Google Form. Formulir yang dimaksud adalah A1, A2, dan A3. Tujuan dari pendataan sistematis ini jelas, yakni sebagai persiapan resmi PJS untuk mendaftar menjadi konstituen Dewan Pers, sebuah langkah besar yang menunjukkan komitmen organisasi dalam tata kelola pers yang kredibel.
Sekretaris PJS Sulut, Steven Pandeirot, menambahkan bahwa UKW memiliki tujuan mulia, karena di sinilah terlihat jati diri wartawan sejati. “Semakin banyak peserta, tentu semakin banyak penguji. Semakin banyak juga panitia yang bekerja. “prestasi dan kebaikan bersama,” ujarnya. Ia juga mendorong prioritas bagi wartawan muda agar lebih banyak terlibat, demi regenerasi yang sehat dalam organisasi.
Salah satu poin menarik yang mengemuka adalah pertanyaan mengenai alasan prioritas bagi generasi muda. “Kenapa muda yang kena paling banyak? Ya, karena ini untuk kebaikan bersama teman-teman juga. Mereka adalah garda terdepan masa depan pers,” tambah Steven. Semakin banyak peserta, semakin bagus kualitas UKW, namun konsekuensinya setiap peserta harus benar-benar mempersiapkan diri, terutama kelengkapan berkas untuk keperluan verifikasi.
Ketua DPC Manado, Frangky Supit, memberikan pernyataan yang menggugah semangat inklusivitas. Ia menegaskan bahwa UKW yang diselenggarakan PJS terbuka tidak hanya untuk anggota internal, tetapi juga bagi wartawan di luar PJS. “Ini sesuai dengan slogan kita, PJS adalah rumah kita. Semua boleh ikut, karena kompetensi adalah hak semua wartawan yang ingin berkarya secara profesional,” jelas Frangky di hadapan peserta.
Rapat yang berlangsung sukses ini juga dihadiri oleh perwakilan dari DPC Minahasa Utara dan DPC Minahasa, menunjukkan soliditas organisasi di berbagai wilayah. Antusiasme anggota sangat terasa, dengan diskusi yang hangat namun tetap fokus pada target bersama. Keputusan final yang dihasilkan adalah bahwa persiapan UKW tinggal menghitung hari dan akan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan semangat “rumah kita bersama”, PJS Sulut membuktikan bahwa kolaborasi dan kerja keras adalah kunci. UKW bukan sekadar uji kompetensi, melainkan gerakan kolektif untuk melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan siap bersaing di era digital. Semua elemen kini bersatu, berbenah, dan menanti hari-H pelaksanaan dengan penuh keyakinan. (Welly)














