Minahasa, Trendkawanua.com – Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano menggelar kegiatan kerja bakti (korve) massal di sepanjang Jalan Raya Papakelan, Kabupaten Minahasa, pada Selasa (17/2). Kegiatan ini melibatkan pegawai lapas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta jajaran Pemerintah Kecamatan Tondano Timur.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis untuk melaksanakan aksi sosial dalam rangka menyambut Ramadhan. Lapas Tondano merespons arahan tersebut dengan menggelar aksi bersih-bersih fasilitas umum yang berlokasi di sekitar lingkungan lapas hingga kawasan jalan raya.
Dalam pelaksanaannya, petugas dan warga binaan bahu-membahu membersihkan area publik. Aktivitas yang dilakukan antara lain memangkas rumput liar, membersihkan selokan dari endapan lumpur, serta mengangkut sampah plastik yang berserakan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah pengawasan ketat petugas keamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Sinergi dengan pemerintah setempat turut mewarnai jalannya kegiatan. Camat Tondano Timur bersama lurah dan kepala lingkungan setempat turut hadir dan berpartisipasi langsung. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat proses pembersihan, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis antara institusi pemasyarakatan dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Akhmad Sobirin Soleh, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna ganda. Di satu sisi, ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap lingkungan. Di sisi lain, keterlibatan warga binaan menjadi bagian dari program pembinaan karakter melalui penanaman nilai gotong royong dan tanggung jawab sosial.
Para warga binaan yang dilibatkan dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka mengikuti seluruh tahapan kerja bakti dari awal hingga akhir dengan tertib. Kesempatan untuk berkontribusi langsung bagi masyarakat menjadi pengalaman berharga yang mempersiapkan mereka secara mental dalam menyambut ibadah puasa.
Melalui aksi nyata ini, Lapas Tondano berhasil menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan bermanfaat bagi lingkungan. Kegiatan korve massal ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antara aparatur penegak hukum dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban umum. (Welly)














