Minahasa, Trendkawanua.com – Ballroom Kantor Pusat Bank SulutGo di Manado menjadi pusat perhatian bagi dunia perbankan dan pemerintahan daerah. Di tempat itu, digelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa yang menjadi agenda penting di awal tahun.(10/2/2026)
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan kunci. Tampak hadir Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus sebagai Pemegang Saham Pengendali, didampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Kehadiran Bupati Minahasa Robby Dondokambey turut menyemarakkan forum tersebut. Orang nomor satu di Kabupaten Minahasa itu hadir bersama jajaran pemegang saham lainnya, menunjukkan perhatian serius pemerintah daerah sebagai salah satu pemilik modal terhadap kinerja bank.
Dalam paparannya, pihak manajemen Bank SulutGo membeberkan sejumlah capaian strategis di tahun 2025. Bank mencatat pertumbuhan aset menjadi Rp23,6 triliun, naik 12,13% dari tahun sebelumnya.
Pencapaian lain yang menjadi sorotan adalah laba bersih perseroan. Angka tersebut mencapai Rp281 miliar, yang mencerminkan pertumbuhan 26,6% dan menjadi rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir.
Direktur Utama BSG, Revino Pepah, menyampaikan apresiasi atas kinerja tersebut. Meski demikian, ia menyebut bahwa fokus tahun 2026 adalah pada perbaikan berkelanjutan melalui diversifikasi bisnis dan ekspansi kredit berkualitas.
Rapat ini berfungsi sebagai wadah pertanggungjawaban pengurus kepada pemilik saham. Para kepala daerah yang hadir, termasuk Bupati Minahasa, memberikan berbagai masukan strategis untuk perkembangan bank.
Masukan-masukan tersebut mencakup penyaluran Kredit Usaha Rakyat yang lebih efektif dan program penguatan literasi keuangan hingga ke pelosok desa. Tujuannya agar peran bank sebagai penggerak ekonomi semakin terasa.
Agenda RUPS Tahunan berfokus pada pengesahan laporan keuangan tahun 2025, laporan kinerja direksi, serta penetapan penggunaan laba bersih. Sementara RUPS Luar Biasa membahas arah kebijakan korporasi jangka panjang.
Para pemegang saham akhirnya menyepakati sejumlah keputusan krusial. Poin-poin itu meliputi penyusunan rencana bisnis jangka menengah 2026-2028 dan skema pengelolaan laba untuk dividen serta penguatan modal.
Komitmen kolektif dari seluruh kepala daerah Sulut dan Gorontalo terlihat dalam forum tersebut. Dukungan mereka mengiringi langkah bank untuk melakukan penguatan modal dan ekspansi usaha ke depannya.
Selain membahas kinerja, rapat juga mengukuhkan susunan pengurus. Dewan Komisaris tetap dipimpin Vicky Lumentut, sedangkan Direksi tetap diketuai oleh Revino Pepah.
Harapan besar disematkan pada BSG pasca-rapat ini. Para pemegang saham berkeinginan agar bank terus meningkatkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Dengan ditetapkannya peta jalan strategis, BSG diharapkan dapat mengakselerasi transformasinya. Transformasi itu menuju bank pembangunan daerah yang lebih adaptif dan berdaya saing di kancah nasional. (Welly)














